• Kamis, 8 Desember 2022

Tragedi Kanjuruhan Telan Ratusan Korban Jiwa, Aktivis P3K Minta Panpel Dipidana

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 15:13 WIB
Basri selaku ketua P3K (Sinergipapers)
Basri selaku ketua P3K (Sinergipapers)

SINERGI PAPERS - Ketua Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) Provinsi Jawa Timur, Basri meminta Kapolri pimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang.

Hal itu buntut menyikapi Tragedi Kanjuruhan dalam Laga Derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang berakhir rusuh pada Sabtu 01 Oktober 2022.

Basri selaku Ketua P3K menilai Kapolda Jatim dan Kapolres Malang gagal dalam melaksanakan pengamanan duel super big match itu sehingga memakan insiden korban jiwa.

"Harusnya protapnya itu sudah disiapkan lebih awal dan matang, kalau sudah terjadi seperti ini adalah langkah yang salah. Sebab kejadian itu bukan antar suporter," kata Basri aktivis P3K sekaligus mahasiswa Pascasarjana di salah satu kampus ternama di Kota Malang itu kepada wartawan dalam keterangant ertulisnya. Minggu, (02/10/2022).

Baca Juga: Tranding Hastag Pray For Kanjuruhan Sebagai Respon Warganet Terhadap Pertandingan Sepak Bola yang Tragis

Aktivis HMI itu juga berharap bahwa Kapolri bertindak tegas dalam kejadian ini mengingat ratusan korban melayang.

"Bukankah menggunakan gas air mata itu di larang oleh FIFA. Tidak hanya itu kami minta kepada presiden untuk meng-evaluasi jajaran pengamanan yang bertugas, kalau perlu pidanakan Panpel (Panitia Pelaksana)" pinta Basri.

Sementara, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 129 orang meregang nyawa usai laga Arema FC Vs Persebaya.

Orang nomor satu di Ibu Pertiwi itu memerintahkan Kapolri untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas tragedi kemanusiaan tersebut.

"Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepakbola di Tanah Air," kata Jokowi dalam keterangan pers di akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).

Halaman:

Editor: M. Nur Rudiyanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X