Kecam Aksi Bakar Al Quran di Swedia, Ini yang Dilakukan Warga Hingga Pemerintah Turki

- Selasa, 24 Januari 2023 | 08:26 WIB
Kecam Pembakaran Al Quran di Swedia, Ini yang Dilakukan Warga Hingga Pemerintah Turki (YouTube @Tawaf TV)
Kecam Pembakaran Al Quran di Swedia, Ini yang Dilakukan Warga Hingga Pemerintah Turki (YouTube @Tawaf TV)

SINERGI PAPERS Beberapa waktu lalu dunia dihebohkan karena aksi bakar Al Quran di Swedia. Hal ini menjadi berita viral hingga menuai banyak kecaman dari berbagai pihak di beberapa belahan dunia, terutama negara-negara besar Islam.

Kecaman datang dari beberapa negara Islam besar. Dari instasnsi pemerintahan Turki hingga para warganya kompak lakukan unjuk rasa sebagai bentuk kecaman.

Ribuan warga Turki memadati area perkotaan Batman.

Aksi bakar Al Quran  itu dilakukan di depan kedutaan Turki yang ada di Swedia, aksi viral ini dilakukan oleh kelompok sayap kanan.

Aksi bakar Al Quran  ini dilakukan pada hari Sabtu, 21/1/20203, aksi ini dilakukan oleh Rasmus Paludan yang merupakan ketua dari kelompok tersebut.

Pembakaran al quran ini dilakukan oleh Rasmus Paludan yang meruapakan pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Hardline.

Baca Juga: Namanya Sering Dicatut WZ, Akademisi Jombang : Bukti Sudah Cukup Memenuhi Unsur Pidana

Paludan merupakan pria berkewarganegaraan Swedia, di masa lalu ia pernah melakukan hal yang sama di mana ia juga membakar al quran.

Unjuk rasa besar di Turki tidak hanya dilakukan di satu kota, namun ada di seluruh Turki khususnya di kota-kota besar.

Pada 22/1/2023, aksi unjuk rasa dilakukan di beberapa kota lain Istanbul, Bursa, dan juga di Ankara.

Isntanbul yang merupakan kota pusat negara Turki para warganya berkumpul dan berjalan bersama ke arah konsulat Swedia.

Baca Juga: Penyidik Polda Jatim Dalami Kecelakaan Kereta Api yang Tabrak Mobil di Ngawi

Perlu diketahui juga warga turki menyatakan memiliki dua bentuk asksi terhadap pembakan al quran yang ada di Swedia.

Pertama, sebagai umat Muslim yang mengecam tindakan pembakran al quran dan yang kedua merupakan aksi penolakan Swedia untuk bergabung dalan NATO, mereka menyebut Swedia hanya akan bermimpi untuk bisa bergabung dengan NATO.

Halaman:

Editor: Dadang Harumaya

Sumber: Youtube @Tawaf TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X