Berebut Pengelolaan Scrap PT CJ Indonesia, 3 Desa di Jombang Bakal Saling Demo

- Selasa, 24 Januari 2023 | 16:36 WIB
Rapat koordinasi tentang pengelolaan scrap (rosokan) PT CJ Indonesia, yang digelar di pendopo Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang (Rudiyanto/sinergipapers.com)
Rapat koordinasi tentang pengelolaan scrap (rosokan) PT CJ Indonesia, yang digelar di pendopo Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang (Rudiyanto/sinergipapers.com)

 

SINERGI PAPERS - Rapat koordinasi tentang pengelolaan scrap (rosokan) PT CJ Indonesia, yang digelar di pendopo Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada Kamis (19/01/2023) kian memanas.

Acara rakor yang dihadiri forkopimcam, PT CJ Indonesia dan perwakilan 3 desa, yaitu Desa Jatigedong, Ploso dan Pagertanjung, di nilai tak kunjung menemukan titik terang.

Ketua BPD Desa Jatigedong, Nasibyanto atau yang akrab disapa Hendro dalam keterangannya mengatakan, jika pengelolaan scrap lepas dari Desa Jatigedong, maka warga desanya akan melakukan aksi demo besar-besaran. 

Baca Juga: PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Buka Lowongan Kerja Lulusan SMK! Cek Persyaratannya Disini

"Keputusan rapat lembaga dan warga Desa Jatigedong, kemarin memutuskan bahwa pengelolaan scrap harus tetap dikelola Desa Jatigedong tersendiri dan tidak boleh keluar. Mohon maaf sikap ini tidak bermaksud mengancam. Tapi jika sampai (pengelolaan scrap) lepas dari desa kami, maka kami warga Desa Jatigedong siap untuk melakukan aksi demo," tegasnya.

Mendengar pernyataan dari Hendro, ini langsung mendapatkan reaksi keras dari Kepala Desa Ploso, yakni Nining Permatasari.

Dengan nada tinggi, lalu Kades Ploso tersebut merespon pernyataan Hendro yang dibilang terkesan arogan dan seakan pengelolaan scrap PT CJ Indonesia tersebut mutlak sepenuhnya milik Desa Jatigedong.

"Kalau Desa Jatigedong siap demo, kami atas nama warga Desa Ploso lebih siap lagi untuk menggelar demo,"tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Pagertanjung, Bambang Pitono yang sebagian wilayahnya masuk dalam komplek pabrik PT CJ Indonesia. Ia pun mengaku, bahwa selama ini merasa memiliki hak yang sama dalam pengelolaan scrap.

"Kami Desa Pagertanjung juga menginginkan pengelolaan scrap, karena ini merupakan aspirasi warga desa Pagertanjung,"ungkapnya.

Perlu diketahui, bahwa Rapat Koordinasi tersebut membahas soal pengelolaan scrap PT CJ Indonesia dan di inisiasi atas permintaan dari dua desa, yaitu Desa Ploso dan Desa Pagertanjung.

Dari informasi yang dihimpun, dari dua desa ini sama sekali belum pernah mendapakan kerjasama pengelolaan scrap seperti yang sudah dilakukan oleh Desa Jatigedong.

Nining Permatasari juga menyampaikan, bahwa sejarah kesepakatan pada rapat sebelumnya yang dilakukan oleh kepala desa, diketahui bahwa Desa Ploso dan Pagertanjung memiliki hak yang sama dalam pengelolaan scrap. 

Halaman:

Editor: M. Nur Rudiyanto

Sumber: Rudiyanto: Sinergi Papers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X